News Update :

Written By Infokom Golkar Dairi on Kamis, 19 Januari 2012 | 04.01

Ragil BIT, Calon Sukses Drummer Dairi Yang Potensial

Sidikalang, (SURA) : BAKAT dalam diri anak merupakan anugerah sejak lahir yang musti disyukuri. Namun, orangtua tidak boleh hanya berdiam diri. Perlu stimulasi untuk mengasah bakatnya. Ibarat parang, tidak akan tajam bila tidak diasah.

Tapi jangan salah, bakat saja tidak cukup membawa anak menorehkan prestasinya. Tapi ditambah stimulasi dan dorongan, bakat akan menjadikan anak berprestasi. Berbakat memang salah satu kata dalam kamus pengasuhan orangtua yang sering menjadi perbincangan hangat. Intinya, orangtua sulit untuk menciptakan anak berbakat karena bakat merupakan anugerah dari Tuhan yang sudah tertanam sejak lahir. Yang bisa dilakukan adalah mengembangkan bakat tersebut ke jalan yang benar sehingga anak memiliki prestasi yang membanggakan.

Dalam hal pengembangan bakat, tampaknya layak kita lirik kemampuan dari seorang bocah calon sukses Drummer Cilik Dairi yakni, Ragil Bartolomeus Imanuel Tambunan (BIT). Putra dari keluarga Garibaldy Tambunan/Lisna Br. Sinaturi ini, ternyata sudah sering menunjukkan kebolehannya

dalam memainkan alat musik Drum pada berbagai acara khususnya acara rohani seperti acara besar Natal Sekolah Minggu, Paskah, dan acara gereja lainnya.

Ragil Bartolomeus Imanuel Tambunan (kami singkat Ragil BIT) yang lahir pada tanggal 6 Juli 2005 ini, tampak lihai meng-gerakkan kaki kanannya memijak Pedal Bass Drum, dan kaki kiri memijak Pedal Hi-Hat trus tangan kanan ditempatkan pada cymbal hithat dan posisi tangan kiri pada snare drum dan setiap ketukannya pada alat musik drum itu, kadang bisa membuat kita tercengang dan senang.

Menurut orangtua Ragil BIT, Garibaldy Tambunan pada SURA belum lama ini mengatakan, bahwa putranya Ragil sejak kecil sudah menunjukkan bakatnya dalam memainkan musik Drum.

Hal ini dikatakannya, pada setiap group musik “Penituri” anggota Garibaldy melakukan test di ruamhnya, Ragil selalu mendekati pada musik Drum yang sedang dimainkan anggota atau olehnya. Ragil walau masih usia balia, selalu mencermati alat musik yang satu ini. Dari situ Garibaldy menyadari bahwa putranya ada bakat dalam memainkan Drum.

Akhirnya, ia memberikan kebebasan pada Ragil memegang stik Drum dan memainkannya. Seraya dibimbingnya hari demi hari dan bakat Ragil tumbuh berkembang serta sekarang ini ia sudah bisa memain Drum dengan sempurna, ungkap Garibaldy dengan rasa bangga.

* Belajaran musik sejak usia dini mampu menjaga ketajaman otak seseorang. Saat mereka dewasa, asalkan kegiatan itu dilaksanakan secara berkelanjutan. “Tingkat IQ pemusik lebih baik pada usia tua,” tulis American Psychological Association Jurnal Neuropsikologi dalam Daily Mail.

Menurut peneliti dari University of Kansas, Brenda Hanna Pladdy, bermusik sejak usia dini hingga tua mampu melatih kemampuan kognitif manusia. Otak akan dilatih melawan penuaan dini. “Sukses buat Ragil BIT”

Written By Infokom Golkar Dairi on Minggu, 15 Januari 2012 | 02.44

Boh! “Masih Banyak SKPD
Tidak Mengerti Tupoksinya?”


Bupati Dairi : “Kalaulah Seperti
Ini SKPD, Mau Kemana Dairi ini”


Liputan : Mansai Marbun LG

Sidikalang, (SURA) : Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, Rabu 11 Januari 2011, saat melantik Julius Gurning, S.Sos, M.Si menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kab. Dairi menyentil SKPD jajaran Pemkab. Dairi lewat arahan dan bimbingannya.


Acara pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, Ketua DPRD Dairi Delphi Masdiana Ujung, SH, M.Si, Dandim 0206/Dairi Letkol Inf. Benny Satria serta unsur Muspida, sejumlah pimpinan SKPD, para Camat, tokoh agama dan tokoh masyarakat,
Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro dalam arahan dan bimbingannya menyentil SKPD yang menurut Bupati, belum memahami tupoksinya.

"Kita melihat, menyadari dan merasakan bahwa perwujudan visi-misi Pemkab. Dairi yang membawa rakyat ke arah yang lebih sejahtera, kita tidak harus malu mengakui, belum seperti yang kita harapkan.
Masih banyak SKPD yang tidak mengerti tupoksinya atau minimal tidak melaksanakan tupoksinya sesuai dengan tekad Pemkab. Dairi untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat. Seorang pemimpin harus mampu melihat yang tidak dilihat mata, apalagi melihat yang dilihat mata. Namun yang kita rasakan, masih banyak SKPD belum mampu melihat yang dilihat mata apalagi yang tidak dilihat mata”, kata Bupati Dairi.

Dicontohkannya, bahwa Pemkab. Dairi sudah mendengungkan bagaimana mempertahankan/meningkatkan kesejahteraan rakyat yang salahsatu diantaranya yakni, bagaimana Pemkab. Dairi bisa berhasil mempertahankan harga hasil pertanian rakyat melalui Peraturan Bupati (Perbup) sudah menetapkan harga hasil tani rakyat misalnya Jagung dengan harga Rp.2.000 per Kg. Artinya, kalau harga Jagung jatuh di pasaran kurang dari R.2.000, Pemerintah Dairi melalui Perusahaan Pasar, harus membeli dengan harga Rp.2.000 sehingga rakyat tidak pernah mengalami harga Jagung turun yang diharapkan adalah harga Jagung naik, katanya.


Diuraikan, hal itu sudah di tetapkan melalui Peraturan Bupati (Perbup) dan sudah selalu di dengung-dengungkannya pada setiap kesempatan. Tapi sampai hari ini, menurut Bupati belum ada tanda-tanda dari SKPD terkait mengantisipasi bagaimana kalau harga Jagung itu turun, katanya dengan nada sedikit keheranan.


Kendati demikian, Bupati Dairi bersyukur kepada Tuhan, sebab sejak ditetapkannya harga jagung itu Rp.2.000 per Kg, hingga hari ini harga biji Jangung tidak pernah turun di Kab. Dairi, kalau tidak, Pemkab. Dairi bisa kebobolan, tegas Bupati.


Ditambahkannya, semestinya itulah tugas SKPD, harus mampu mengantisifasi apa yang diucapkan seorang seorang pemimpin, apa yang diucapkan seorang tokoh masyarakat, harus sigap mengantisipasi bagaimana hal-hal yang bisa merugikan masyarakat Kabupaten Dairi ini.


“Kita semua tahu bahwa nanti malam pasti gelap, bahkan dunia tahu pada malam itu gelap. Apakah kita sudah antisipasi kegelapan itu?. Kalaulah seperti ini SKPD, mau kemana Dairi ini”, sentil Bupati.


Hal ini menurut Bupati adalah salah satu contoh yang disampaikan terkait ketidaktahuan jajarannya tentang tupoksinya yang menurutnya masih banyak SKPD yang belum memahami betul akan tupoksinya.

Namun di tangan Julius Gurning sebagai Sekda setelah dilantik Rabu 11 Januari 2011, Bupati Dairi optimis, bahwa Julius Gurning bisa membina jajaran PNS di Kab. Dairi dan lebih eksis melayani masyarakat demi suksesnya visi-misi Pemkab. Dairi.

Written By Infokom Golkar Dairi on Sabtu, 14 Januari 2012 | 07.33

Indikator Peningkatan Ekonomi Masyarakat Dairi Mulai Tanpak

Liputan : Mansai Marbun LG

Sidikalang, (SURA) :
Pada hari Rabu, 4 Januari 2012, Pemkab. Dairi mengawali tahun baru dan sebagai wujud ucapan syukur atas perlindungan dan penyertaan Tuhan, menggelar open house bertempat di depan rumah dinas Bupati Dairi.


Syukuran ini dihadiri Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi, SH, Sekretaris Daerah Kab. Dairi Drs. Arsenius Marbun, M.MA, Ketua DPRD Dairi Delphi Masdiana Ujung, SH, M.Si dan Unsur Muspida Kabupaten Dairi, para PNS serta sejumlah masyarakat Dairi.


Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang dalam sambutannya mengatakan, pada tahun 2011 yang lalu, telah banyak yang sudah kita capai. Tapi tidak bisa dipungkiri masih banyak juga yang belum kita capai. “Pembangunan pada tahun 2011 diorientasikan untuk membangun pedesaan dan pada tahun 2012 ini, ditekankan untuk 2 pembangunan yaitu orientasi pembangunan pedesaan dan juga konsentrasi untuk Kota Sidikalang”, katanya.


Dalam harapannya, ke depan Bupati mengajak semua elemen masyarakat dan jajarannya, agar lebih sungguh-sungguh dan bekerja keras agar di tahun 2012 ini hasil yang dicapai akan lebih optimal, sehingga masyarakat Kabupaten Dairi ke depannya terwujud semakin sejahtera.

Menurut Bupati, bahwa tanda-tanda kemajuan ekonomi masyarakat Kab. Dairi sudah mulai terlihat. Hal itu oleh pembuktian dari begitu semaraknya suasana malam dalam menyambut tahun baru 2012 dan suasana keramaian masyarakat yang hilir-mudik memadati kota Sidikalang.


“Yang tidak kalah menariknya walau kadang kala kita pening, terkejut sebab dimana-mana terdengar letupan mercun, dimana-mana terlihat semarak kembang api. Itu adalah tanda-tanda wujud dari kemakmuran rakyat Dairi. Kalaulah masyarakat tidak punya uang, tidaklah mungkin mereka membeli apakah itu kembang api atau mercun dalam memeriahkan tahun baru yang telah dinanti-nantikan”, beber Bupati.

Kendati demikian, Bupati Dairi mengakui bahwa segala keberhasilan itu tidak terlepas dari kerja sama dan doa seluruh masyarakat bagaimana agar implementasi motto Pemkab. Dairi “Bekerja Untuk Rakyat” yang pada tahun lalu masih berfokus pada pedesaan dan kini sudah terlihat tanda-tanda ada keberhasilan itu.


“Untuk tahun 2012 ini, Pemkab. Dairi dengan tidak meninggalkan perhatian pada pedesaan, khususnya pada kota Sidikalang mengenai infrasruktur akan berkonsentrasi. Melalui bantuan daerah bawahan, bantuan Provinsi apakah bantuan pusat, dan juga termasuk dari APBD akan dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang rusak di kota Sidikalang yang kita cintai ini seperti jalan ke Mbelang Malum, jln ke Perumnas dan jalan yang lainnya. Kita sadar infrastruktur jalan adalah sarana penting untuk menopang ekonomi rakyat, katanya.


Pada tahun ini merupakan tahun “Naga” yaitu tahun penuh tantangan tapi penuh dengan kesuksesan, doa restu dan dukungan kerja sama yang baik semua pihak seperti pada tahun lalu, dapat ditingkatkan demi terwujudnya masyarakat Dairi yang lebih sejahtera.

Dalam kesempatan itu, Bupati baik atasnama Pemkab. Dairi, keluarga, pribadi mohon maaf bila ada yang kurang berkenan pada tahun lalu kepada seluruh masyarakat Dairi.

Written By Infokom Golkar Dairi on Jumat, 13 Januari 2012 | 19.29



Telah Dibangun Plying Fox “Uji Nyali”, Anda
Bisa Terbang di Taman Wisata Iman Sintinjo, Berani?

Liputan : Mansai Marbun LG

Sidikalang, (SURA) :
Secara perlahan fasilitas hiburan di Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo akan terus ditingkatkan. Hal ini dilakukan untuk menambah minat pengunjung ke daerah wisata Kab. Dairi yang sudah tersohor itu. Pantauan SURA belum lama ini dari TWI Sitinjo terlihat ada dua sarana bangunan yang bertambah yakni, kereta api mini khusus untuk anak-anak dan flying fox.

Paling seru yakni, Flying fox akan menjadi atraksi yang popular bagi pengunjug di TWI. Bagi anda yang ingin merasakan sensi terbang di atas bukit TWI akan memilih flying fox sebagai pilihan. Uji nyali anda, tutup mata dan anda akan siap untuk terbang diatas gunung TWI. Silahkan berteriak sekeras anda ingin, hilangkan stress anda, buang kesedihan anda, terbang dan menikmati pemandangan indahnya sekitar Taman Wisata Iman. Kini sudah mulai dilengkapi konstruksi dan peralatan yang kuat. Nantinya anda dapat terbang dengan nyaman dan mudah. Anda ingin merasakan sensasi terbang flying fox di TWI? Ups! Sabar ntar dulu.


Menurut Kadis Budparpora Kab. Dairi Drs. Bonar Butar-butar melalui Kasi Sarpras Disbudparpora Marulak Situmorang kepada SURA belum lama ini di ruang kerjanya mengatakan, pengoperasian flying fox di TWI itu masih dalam tahap proses.


“Kita masih melakukan kajian terkait harga tiket agar ada kesesuaian dengan harga tiket flying fox di daerah lain. Itupun nantinya harus melalui SK Bupati Dairi (Perbup). Selain itu, kita harus siapkan tenaga pengelola yang profesional dengan memberangkatkan mereka mengikuti pembinaan/pelatihan dalam mengoperasikan flying fox. Mengingat sarana hiburan ini memiliki tantangan yang berat, maka para pengelola itu harus memiliki sertifikat, sebab kita tidak ingin terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan nantinya, kata Marulak.
Terkait tenaga pengelola flying fox itu, Marulak mengatakan pihaknya akan memberdayakan tenaga kerja yang sudah ada saat ini untuk mengikuti pelatihan.

Masih menurut Marulak, bangunan flying fox di TWI saat ini terdiri dua unit sepanjang 200 meter terbentang dari areal parkiran sebagai titik meluncur. Soal pengoperasian flying fox ini, yah sabar dulu, katanya.


Wow, nantikan sensasi terbang dengan panjang 200 meter yang landai melewati taman yang tertata rapi di TWI Sitinjo. Atraksi Flying Fox akan menantang anda yang sekaligus sangat bermanfaat untuk spot jantung dan uji nyali. Pokoknya, pasti seru!


Sementara itu, untuk fasilitas bermain bagi anak-anak, di TWI Sitinjo sekarang ini juga sudah disediakan kereta api mini. “Tiket untuk fasilitas ini, kita rencanakan Rp.5.000,- per sekali naik kereta api mini", kata Situmorang.


Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Indonesia Kunjungi TWI Sitinjo, Dairi, Sumut


Liputan : Mansai Marbun LG

Sidikalang, (SURA) : Didampingi Bupati Samosir, Mangindar Simbolon, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Mari Elka Pangestu bersama sejumlah anggota keluarga, melakukan kunjungan ke Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, Senin 26 Desember 2011.

Pada kunjungannya di Taman Wisata Iman yang merupakan primadonanya Kabupaten Dairi itu (lebih kurang dua jam lamanya), rombongan Menteri, didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Dairi, Drs. Bonar Butarbutar, Kapolres Dairi, AKBP. Yustan Alpiani, Kabag OPS Polres Dairi, Kompol E. Hutagaol, Kabid Pariwisata, Naek Capah, Kabid Pemuda, Osman Padang, dan Kasi Sarpras Disbudparpora, Marulak Situmorang.

Saat berada di TWI, rombongan Menteri melakukan perjalan salib dengan melintasi anak tangga 99 menuju Goa Bunda Maria, dan disana Menteri Eka Pangestu, menyempatkan diri untuk berdoa bersama sang suami, Adi Harseno.

Kepada SURA, Menteri Elka Pangestu mengatakan, kedatangannya di TWI itu, merupakan kunjungan keluarga dalam rangka perayaan Natal dan Tahun Baru yang sekaligus untuk melakukan evaluasi terhadap daerah wisata khususnya yang berada di kawasan Danau Toba.
Setelah memperhatikan apa yang ada di TWI yang baru pertama kali dikunjunginya itu, Menteri mengaku kagum dengan keberadaan Taman Wisata Iman yang menurutnya cukup unik, terutama dengan adanya lima rumah ibadah agama dengan fasilitasnya, yakni Gereja, Mesjid, Vihara dan Kuil di Taman wisata Iman yang menurutnya lambang kerukunan umat beragama di Indonesia.

“Kunjungan kita ke Taman Wisata Iman ini, merupakan kunjungan keluarga dalam rangka Natal dan Tahun Baru, yang sekaligus melakukan evaluasi terhadap daerah wisata terutama daerah wisata kawasan Danau Toba, dan setelah kita menyaksikan langsung apa yang ada di Taman Wisata Iman yang menurut kita cukup unik ini, kita kagum karena keberadaan sejumlah rumah ibadah di taman ini, sehingga Taman Wisata Iman ini sangat cocok dijadikan menjadi paket wisata karena didukung dengan kawasan Danau Toba”, kata Menteri .

Terkait dengan pengembangan TWI yang berada di Kecamatan Sitinjo Dairi itu, Menteri Mari Pangestu berharap, agar pihak pengelola Taman yang menjadi kebanggaan masyarakat Dairi itu, menyelenggarakan event-event keagamaan seperti halnya mendatangkan Pastor atau Pendeta yang sudah terkenal dan punya nama yang menurutnya dapat menjadi daya tarik pengunjung.

Dalam kesempatan itu, Mari Pangestu berjanji akan memberikan perhatiannya terhadap Taman Wisata Iman Sitinjo, yang menurutnya perlu perhatian dari berbagai pihak, baik dari Pemerintah Kabupaten Dairi maupun dari steak holder yang ada. Bahkan ia berjanji akan mencoba meloby beberapa sponsor yang siap mendukung sektor wisata di tanah air khususnya yang bersentuhan dengan kawasan Tanau Toba.
Sementara itu, Kadis Budparpora Kab. Dairi Drs. Bonar Butar-butar merasa bangga atas berkenannya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Mari Elka Pangestu untuk meluangkan waktu mengunjungi Taman Wisata Iman (TWI) Sitinjo walau pada kesempatan itu merupakan wisata keluarga.

“Seperti kata bijak (umpasa) Batak, Baris-baris ni gaja dirura nang di parholangan ni balian. Molo nungnga marhata angka anak/boru ni raja ndang tagamon bura, holong do humaliang”. Artinya, ketika seorang raja (penentu) mengungkapkan suatu kalimat atau janji, berbagai kendala akan teratasi. Perhatian atau kepedulian oleh mereka khususnya pada sektor wisata akan tercurah ke daerah kita ini oleh ikatan kasih. Itu yang akan kita nantikan dan harapkan”, sebut Bonar.

Categories

 
Copyright © 2011. SUARA RAKYAT . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template Design by Creating Website. Inspired from Metamorph RocketTheme